Imam Cinta
Lelehan air mata itu kini lahirkan rasa dalam lubang hati yang kering di dua musim. Dan ketika secawan rasa yang meluncur ke jantung ini, seolah memaksa untuk mengatakan, “Dik hinakah jika aku menjadi imam dalam hidup mu ?”
Lelehan air mata itu kini lahirkan rasa dalam lubang hati yang kering di dua musim. Dan ketika secawan rasa yang meluncur ke jantung ini, seolah memaksa untuk mengatakan, “Dik hinakah jika aku menjadi imam dalam hidup mu ?”
Mata menerawang malam Resah mengiringi penantian Tanpa pasti bila cinta itu datang Hanya yakin bahwa Rahmat-Nya kan menjelang ah……semoga ikut serta pada blog sahabat dalam Puisi Cinta Satu Bait Filed under: Aku, KBM, Sastra Tagged: bait, Cinta, KBM, Lomba, Puisi, puisi cinta satu bait, rahmat, satu bait
Ketika kau berada di sini, Aku tak bisa melihatmu dalam mata Bagai malaikat kulit tubuhmu membuatku menangis Kau melayang bak bulu dalam dunia yang indah Dan aku berharap menjadi istimewa, Karena kau sangat istimewa
aku hanya bisa terdiam….. ketika aku terpana melihat sesuatu yang indah ditengah turunnya hujan.. sulit rasanya untuk berkata dan ingin melepaskan keinginan ini… aku gemetar …. sekujur tubuh ini ku peluk dengan kedua tangan ku sambil berkata… andai aku bisa berjalan dan memeluk dirinya…. andai aku bisa berlari dan menggapai keinginan ini… ughhh… aku hanya [...]