Home » Curhat Prosa Sastra You are currently browsing entries filed in: Curhat Prosa Sastra

Di Mana

Ketika keadilan diburamkan Ketika hak dirampas Ketika kebebasan dihadang oleh perizinan yang penuh birokrasi sesat Ketika itu pula jiwa meradang Satu sisi anarki diberangus, disatu sisi kekerasan dipertontonkan Penindasan terhadap kehidupan Pembunuhan kreativitas Katanya pemerataan Katanya junjung tinggi HAM Katanya… katanya… katanya… Tapi yang menari di pelupuk mata adalah cengkraman tangan-tangan api Yang sewaktu-waktu meledak [...]

Ingin Mati

Di pematang sawah aku berdiri, terus terpaku meski indah lembayung senja menyapaku. Aku sama sekali tak tertarik. Terlanjur luruh dalam kejenuhan yang sangat pada hidup begini saja. Asaku sudah diambang batas. Sesekali kutatap batas langit di sana, menerawang nanar cakrawala. Bergumul dalam pencarian keadilan Tuhan. Lama terdiam, kadang teriak. Sampai padi-padi penghuni sawah itu bergoyang [...]

Pemuda Melawan Buaya

Suatu hari seorang raja yang terkenal lalim, tiba-tiba mengumpulkan rakyatnya ‘katanya’ untuk memberi hadiah. Tumben-tumbenan ini raja mau kasih hadiah, begitu pikir sebagian besar rakyat. Akan tetapi dasar raja lalim, sekalipun ia memberi hadiah ia tidak memberinya gratis. “Wahai rakyatku, aku punya hadiah besar untuk kalian” kata raja. “Horee…’ “Tapi ada syaratnya” raja menambahkan. ”Huuuu [...]

Anak Jalanan Berkata Pada Angin

Senja setelah lelah bergumul dengan jalanan ibukota. Aku menyingkir dari kepenatan. Menuju ruang persinggahan. Di bantaran kali yang terpolusi hebat, di bawah pohon yang kuheran masih saja ia segan tuk tumbuh di sana. Seperti sebuah keterpaksaan, dari pencarian-pencarian yang telah digelar untuk sebuah kenyamanan tumbuh. Tapi nihil, apa yang bisa kalian harapkan dari sebuah kota [...]