<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blogger Mercusian &#187; antokoe™</title>
	<atom:link href="http://blogger.mercusian.com/author/antokoe%e2%84%a2/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogger.mercusian.com</link>
	<description>Belajar, Berekspresi dan Berbagi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Aug 2010 06:34:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Delapan Windu Plus Satu</title>
		<link>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/delapan-windu-plus-satu.html</link>
		<comments>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/delapan-windu-plus-satu.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 05:21:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[New]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[antokoe]]></category>
		<category><![CDATA[dirgahayu ri]]></category>
		<category><![CDATA[kemerdekaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=591</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang sudah terjadi dan lakukan selama delapan windu plus satu atau 65 tahun?. Pasti banyak dan beragam jawabannya tergantung dari sisi mana memandangya. Negeri ini sudah merdeka selama 65 tahun, ibarat umur manusia, umur 65 sudah memasuki usia manula tapi bagi sebuah negara bisa jadi sudah tahapan kematangan dalam segala hal. Tapi buat negeri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_5552" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogger.mercusian.com/wp-content/uploads/2010/08/bendera_merah_putih.jpg"><img class="size-medium wp-image-5552" title="Red and White Flag" src="http://blogger.mercusian.com/wp-content/uploads/2010/08/bendera_merah_putih-300x240.jpg" alt="" width="300" height="240" /></a><p class="wp-caption-text">Merah Putih</p></div>
<p style="text-align: justify;">Apa yang sudah terjadi dan lakukan selama delapan windu plus satu atau 65 tahun?. Pasti banyak dan beragam jawabannya tergantung dari sisi mana memandangya. Negeri ini sudah merdeka selama 65 tahun, ibarat umur manusia, umur 65 sudah memasuki usia manula tapi bagi sebuah negara bisa jadi sudah tahapan kematangan dalam segala hal. Tapi buat negeri ini kematangan ini masih jauh dari capaian, justru negeri ini seperti sedang berbenah dan terus berbenah atau malah sedang kehilangan jatidirinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu uniknya negeri ini, karena semua yang unik ada dinegeri ini. Keberagaman menjadi pembangun dari negeri ini. Menyatukan keberagaman menjadi pekerjaan panjang dan bila nanti tercapai negeri ini akan menjadi role model buat dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Walau masih terseok, tapi proses itu masih terus berjalan dan mengarah menuju perbaikan dengan kemauan penguasa dan dukungan dari rakyat semua bisa tercapai.</p>
<p style="text-align: justify;">Dirgahayu negeriku.</p>
<address style="text-align: justify;">gambar dari <a href="http://faridwajdiarsya.wordpress.com/">sini</a><br />
</address>
<p>number of view: 3<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&amp;id=591&amp;type=feed" alt="" /></p>
<img src="http://blogger.mercusian.com/?ak_action=api_record_view&id=5425&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/delapan-windu-plus-satu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Insan 2 Lelaki dan 1 Perempuan</title>
		<link>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/3-insan-2-lelaki-dan-1-perempuan.html</link>
		<comments>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/3-insan-2-lelaki-dan-1-perempuan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2010 17:02:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[New]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[antokoe]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[romantika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=578</guid>
		<description><![CDATA[Pernah menonton film 3 Hati 2 Jiwa 1 Cinta?. Sebuah tontonan yang  bagus (menurut saya), tentang 3 orang anak muda masa kini dengan latar belakang berbeda mencoba memaknai cinta. Sebuah penggambaran yang mewakili kemajemukan negeri ini. Banyak orang sependapat bahwa cinta bisa menyatukan bisa juga menceraiberaikan sehubungan hubungan. Saya tidak akan meresensi film yang menceritakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_5379" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogger.mercusian.com/wp-content/uploads/2010/08/triangle_love.jpg"><img class="size-medium wp-image-5379" title="triangle_love" src="http://blogger.mercusian.com/wp-content/uploads/2010/08/triangle_love-300x105.jpg" alt="" width="300" height="105" /></a><p class="wp-caption-text">Triangle Love</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pernah menonton film 3 Hati 2 Jiwa 1 Cinta?. Sebuah tontonan yang  bagus (menurut saya), tentang 3 orang anak muda masa kini dengan latar belakang berbeda mencoba memaknai cinta. Sebuah penggambaran yang mewakili kemajemukan negeri ini. Banyak orang sependapat bahwa cinta bisa menyatukan bisa juga menceraiberaikan sehubungan hubungan. Saya tidak akan meresensi film yang menceritakan pemuda keturunan arab yang religius yang berpacaran dengan perempuan katholik yang taat dan seorang muslimah yang mencoba masuk wilayah hubungan sepasang muda-mudi ini. <span id="more-578"> </span>Sebuah perenungan yang akhirnya dikembalikan kepada kedewasaan masing-masing dalam menyikapi perbedaan yang sulit dicari titik temu.</p>
<p style="text-align: justify;">Lain film, lain pula kisah ini walaupun mempunyai kesamaan dalam jumlah insan yang terlibat. Sebenarnya cerita model begini sudah banyak ditemukan diruang keluarga para penonton televisi lewat sinetron yang menghiasi primetime stasiun televisi partikelir negeri ini. Hubungan yang melibat tiga orang akan selalu ada pihak yang merasa kalah dan ada pihak yang merasa atau malah tidak menang/kalah. Semua tergantung dalam menyikapi kenyataan yang ada. Katakanlah seorang lelaki dengan semangat membara berusaha mendekati sang perempuan impiannya, apapun dilakukan agar bisa mendapatkannya. Sang perempuan bukannya tidak tahu tapi ada sebuah tanda tanya, terhadap sikap sang lelaki. Sang perempuan mendambakan sosok yang bisa ngemong, bisa ngertiin dan tentunya sikap dewasa dan ini yang mungkin tidak ditunjukkan oleh sang lelaki.</p>
<p style="text-align: justify;">Rupanya ada lelaki lain dengan mental pembalap, menyalip dan menyodok, tidak menyadari bahwa ada lelaki dengan kegalauannya menunggu kepastian yang mungkin belum tersampaikan kepada sang perempuan. Dengan kekhasan yang dimilikinya lelaki ini dapat memberikan impresi yang mengena kepada sang perempuan sehingga tumbuh rasa diantara keduanya. Dipihak lelaki lain merasa ada yang merebut kesempatan ini. Harapan-harapan yang dipupuk  dan tumpukan rasa yang ada memberikan penekanan hati yang berujung timbulnya rasa patah hati dari sesuatu hubungan yang sebenarnya belum terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Rasa patah hati merupakan rasa ketidakpuasan hati terhadap kondisi yang jauh dari harapan. Kekurangmampuan menata hati dan kurangnya peranan akal sehat dalam melakukan intervensi rasa patah hati dapat menghasilkan perilaku distruktif dan tidak produktif. Memutuskan untuk tidak akan melihat perempuan yang dicintai bersama lelaki pilihannya dengan meninggalkan gelanggang yang belum sempat digunakan untuk bertanding layaknya lelaki.  Apakah itu pilihan terbaik ?. Mungkin ada benarnya kalau energi patah hati konon lebih besarnya dari energi dikeluarkan dalam melampiaskan rasa kemenangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Mustahilkah energi patah hati dibalik menjadi energi positif untuk menyadari, energi untuk belajar lagi, energi menjadi kan lebih dewasa sehingga dapat melihat dunia lebih terang dan luas?.</p>
<h5 style="text-align: justify;">Sumber gambar <a href="http://bouzu-hiso.deviantart.com/art/Hotel-Dusk-Love-Triangle-92261139">disini</a><img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&amp;id=578&amp;type=feed" alt="" /></h5>
<img src="http://blogger.mercusian.com/?ak_action=api_record_view&id=5355&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/3-insan-2-lelaki-dan-1-perempuan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sensasi Melunturkan Moral</title>
		<link>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/sensasi-melunturkan-moral.html</link>
		<comments>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/sensasi-melunturkan-moral.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 10:26:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[New]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[ariel]]></category>
		<category><![CDATA[cut tari]]></category>
		<category><![CDATA[infotainmen]]></category>
		<category><![CDATA[kd]]></category>
		<category><![CDATA[luna maya]]></category>
		<category><![CDATA[moralitas]]></category>
		<category><![CDATA[raul lemos]]></category>
		<category><![CDATA[sensasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=570</guid>
		<description><![CDATA[Media negeri ini sedang menikmati masa kebebasan berekspresi. Bebas mewartakan apa saja yang punya nilai informasi tinggi. Semua berlomba menggali, menggansir, bertindak seperti detektif partikelir, memantau dan bertanya sana-sini, demi mendapatkan informasi yang premium. Sehingga kadang-kadang menimbulkan rasa tidak hati bagi yang diwartakan. Tapi disisi lain ada yang sangat menikmati karena terliput di media, tentunya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_5339" class="wp-caption alignleft" style="width: 286px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogger.mercusian.com/wp-content/uploads/2010/07/moralitas.jpg"><img class="size-full wp-image-5339" title="moralitas" src="http://blogger.mercusian.com/wp-content/uploads/2010/07/moralitas.jpg" alt="" width="276" height="182" /></a><p class="wp-caption-text">Moralitas</p></div>
<p style="text-align: justify;">Media negeri ini sedang menikmati masa kebebasan berekspresi. Bebas mewartakan apa saja yang punya nilai informasi tinggi. Semua berlomba menggali, menggansir, bertindak seperti detektif partikelir, memantau dan bertanya sana-sini, demi mendapatkan informasi yang premium. Sehingga kadang-kadang menimbulkan rasa tidak hati bagi yang diwartakan. Tapi disisi lain ada yang sangat menikmati karena terliput di media, tentunya menguntungkan dari segi publisitas.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-570"> </span>Jika menyebutkan sensasi media, setiap waktu silih berganti seperti sudah terskenariokan. Yang paling banyak menyita perhatiannya adalah skandal video syur artis. Kehebohannya dapat mengguncang dunia bahkan popularitas setara dengan hajatan 4 tahun piala dunia yang diadakan di Afrika Selatan. Tapi kenyataannya skandal ini memberikan predikat yang negatif bagi negeri ini setelah budaya korupsinya. Sebagai negara berpenduduk muslim sedunia, jelas-jelas skandal ini sangat memalukan dan bisa memberikan cerminan kalau ada kemerosotan moral yang cukup serius. Niatnya mungkin hanya iseng berbalut sakit hati atau perasaan tidak suka, tapi efeknya sangat luas bagi pelaku sendiri maupun yang [sengaja] melihatnya. Sehingga menjadi kambing hitam pada kejadian kejahatan seksual, bahwa mereka melakukan karena terinspirasi dari video itu. Disisi lain penegak hukum sedang berjuang agar semuanya dapat diselesaikan secara hukum, sedangkan secara sosial diserahkan ke masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Diranah yang sama, yaitu hiburan, sensasi seorang diva yang secara terang-terangan (karena dilakukan didepan kamera infotainmen) sedang menjalin hubungan dengan seorang yang notabene suami [menurut istri] perempuan lain. Sang diva juga memiliki 2 orang anak yang beranjak ABG sedangkan sang lelaki mempunyai 4 anak. Apa yang kira-kira ditanyakan oleh teman-teman sekolahnya kalau melihat ibu/ayahnya seperti itu diranah publik?. Apa yang ada dipikiran mereka?. Mungkinkah itu bentuk dari dahsyatnya cinta?. Cinta yang membutakan dan melunturkan moral tapi jika dilihat dari sisi persepsi cuekisme, mungkin itu biasa dan sah saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi media kondisi seperti ini merupakan informasi yang premium dan layak diekplorasi dari berbagai sisi, kalau perlu melewati batas penyampaian informasi tanpa melihat dampak yang akan ditimbulkan. Disini butuh profesionalisme dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, bukan hanya mendapatkan sesuatu yang sensasional saja. Karena sesuatu yang sensasional ada kalanya dekat sekali dengan tindakan yang melunturkan moral.</p>
<p style="text-align: justify;">gambar dari <a href="http://mustafakanuar.wordpress.com/2009/02/">sini</a>.</p>
<img src="http://blogger.mercusian.com/?ak_action=api_record_view&id=5336&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/sensasi-melunturkan-moral.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nyandu Online</title>
		<link>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/nyandu-online.html</link>
		<comments>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/nyandu-online.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 13:45:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[New]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[antokoe]]></category>
		<category><![CDATA[nyandu online]]></category>
		<category><![CDATA[offline]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/nyandu-online/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa tahun lalu hidup tanpa internet terasa biasa, sekarang serasa tak biasa. Teknologi ditemukan dan aplikasikan akan mengubah perilaku pemakainya. Teknologi berarti cara melakukan. Waktu belum ditemukan sendok seperti sekarang, sendok terbuat dari kayu bahkan batu. Teknologi berkembang dan yang lama menjadi klasik atau musnah. Beberapa tahun lalu media hanya ada cetak dan elektronik dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_5269" class="wp-caption alignleft" style="width: 200px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogger.mercusian.com/wp-content/uploads/2010/07/internet_addict.jpg"><img class="size-medium wp-image-5269" title="internet_addict" src="http://blogger.mercusian.com/wp-content/uploads/2010/07/internet_addict-300x295.jpg" alt="" width="190" height="187" /></a><p class="wp-caption-text">Online Addict</p></div>
<p style="text-align: justify;">Beberapa tahun lalu hidup tanpa internet terasa biasa, sekarang serasa tak biasa. Teknologi ditemukan dan aplikasikan akan mengubah perilaku pemakainya. Teknologi berarti cara melakukan. Waktu belum ditemukan sendok seperti sekarang, sendok terbuat dari kayu bahkan batu. Teknologi berkembang dan yang lama menjadi klasik atau musnah.<br />
Beberapa tahun lalu media hanya ada cetak dan elektronik dan masih berjalan serasi tanpa menyerobot kapling masing-masing. Hari ini keberadaan mereka secara pelan tapi pasti tergerus seiring teknologi internet masuk dalam kehidupan manusia. <span id="more-564"> </span>Benar tahun 2010 ada puncak dari teknologi informasi dan komunikasi setelah berjalan selama 20 tahun dan teknologi ini akan tergantikan dengan teknologi baru di tahun 2020. Tiga puluh tahun bahkan kurang teknologi mengalami siklus dan ini dimulai dari revolusi industri abad pertengahan.<br />
Hari ini ber komputer ria tanpa koneksi internet menjadi kuno atau old fashion. Makin lama manusia akan sangat tergantung dan akrab dengan kegiatan online. Tapi apakah nyandu online bisa memperbaiki ilmu atau menambah knowledge atau malah menciptakan sebuah bentuk perilaku yang baru?.<br />
Nyandu online jelas menyita waktu produktif, tapi kalau memang itu adalah sarana utama, online menjadi kebutuhan. Over nyandu pasti membuat mengurangi atau bahkan menjadi kontra produktif. Jadi online harus memberikan feedback positif kalau tidak maka kita hanya sebagai korban dari teknologi semata.</p>
<address style="text-align: justify;"><em>Sent from Blackberry</em></address>
<h5 style="text-align: justify;">Image Source :<a href="http://e.foi.hr/wiki/blog/Krunoslav_k/tag/online-socijalizacija/"> here</a><em><br />
</em></h5>
<p>number of view: 43<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&amp;id=564&amp;type=feed" alt="" /></p>
<img src="http://blogger.mercusian.com/?ak_action=api_record_view&id=5243&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/nyandu-online.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mau Efisien atau Efektif</title>
		<link>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/mau-efisien-atau-efektif.html</link>
		<comments>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/mau-efisien-atau-efektif.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 12:32:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[New]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[efektif]]></category>
		<category><![CDATA[efisien]]></category>
		<category><![CDATA[efisiensi]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogger.mercusian.com/?p=4896</guid>
		<description><![CDATA[Hampir setengah bulan blog ini atau blogger ter-hiatus dengan sendirinya alias tanpa sesuatu yang baru. Otomatis kunjungan blog juga berkurang (sebab lain, kemarin tidak melakukan ritual blogwalking). Maklum blogger culun, kunjungan balik hanya hasil dari silaturahmi ke blog tetangga. Ceritanya posting kali ini mau nulis tentang efisien dan efektif. Dua kata yang sering diucapkan tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_4897" class="wp-caption alignleft" style="width: 196px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogger.mercusian.com/wp-content/uploads/2010/07/effectiveness.gif"><img class="size-full wp-image-4897" title="effectiveness" src="http://blogger.mercusian.com/wp-content/uploads/2010/07/effectiveness.gif" alt="Efektifitas" width="186" height="202" /></a><p class="wp-caption-text">Efektifitas</p></div>
<p style="text-align: justify;">Hampir setengah bulan blog ini atau blogger ter-hiatus dengan sendirinya alias tanpa sesuatu yang baru. Otomatis kunjungan blog juga berkurang (sebab lain, kemarin tidak melakukan ritual blogwalking). Maklum blogger culun, kunjungan balik hanya hasil dari silaturahmi ke blog tetangga.</p>
<p style="text-align: justify;">Ceritanya posting kali ini mau nulis tentang efisien dan efektif. Dua kata yang sering diucapkan tapi kadang maknanya masing-masing memahaminya. Ada sebuah definisi tentang efisien dan efektif yang akan menjelaskan perbedaan diantara keduanya.<span id="more-4896"></span></p>
<blockquote>
<div><strong>Effectiveness</strong> :  <em>Doing the right things, or completing activities so that organizational goals are attained.</em></div>
<div>
<p><strong>Effieciency</strong> : <em>Doing things right, or getting the most output from the least amount of Inputs.</em></p>
</div>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Kalau diterjemahkan secara bebas kira-kira artinya Efektif adalah melakukan dengan tepat atau berusaha melakukan dengan benar sehingga tujuan organisasi tercapai. Sedangkan Efisien adalah melakukan dengan benar atau mendapatkan hasil yang banyak dari masukkan yang sedikit. Dari definisi diatas bahwa efektif lebih berfokus pada waktu penyelesaian sedangkan efisien lebih berfokus bagaimana mendapatkan keuntungan atau dengan kata lain, berkaitan dengan biaya. Dalam pengaplikasiannya, memenuhi dua hal tersebut tidak mudah, bahkan butuh ilmu dan pengalaman yang cukup. Terkadang sesuatu dicapai dengan efektif tapi tidak efisien atau sebaliknya sesuatu dikerjakan secara efisien tapi hasilnya kurang efektif.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ilustrasi :</strong> saya mau pergi ke Jogja karena ingin efektif saya akan naik pesawat yang hanya memakan waktu 45 &#8211; 60 menit dengan biaya sebesar 350 ribu (<em>efektif tapi tidak efisien</em>). Saya mau pergi ke Jogja naik bis dengan biaya sebesar 100 ribu serta memakan waktu 10 jam perjalanan (<em>efisien tapi tidak efektif</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_558" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/efektifefisien.png"><img class="size-medium wp-image-558" title="efektif&amp;efisien" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/efektifefisien-300x179.png" alt="" width="300" height="179" /></a><p class="wp-caption-text">Efektif dan Efisien</p></div>
<p><em>High Efficiency</em> &#8211; Low resource waste (hemat) sedangkan <em>High Effectiveness</em> &#8211; High Goal Attainment  (berfiokus tercapainya tujuan). Melakukan sesuatu efektif dan efisien adalah sebuah kerja keras dan mungkin keberuntungan. Misal dapat harga promo pergi ke Jogja naik pesawat dan hanya membayar 20 ribu.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau ditanya mau yang efisien atau efektif?. Jawabannya mungkin sulit, tapi bisa juga tergantung kondisi dan tingkat kebutuhannya. Untuk mendapatkan sesuatu yang baik atau bagus kadang kurang efisien. Atau melakukan dengan efektif  kadang akan memberikan nilai efisien. Untuk mencapai tujuan lebih cepat, efisiensi terkadang terkesampingkan. Semuanya tergantung konteks dan situasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau sudah punya blog (berbayar pula) tapi tidak diupdate, termasuk tidak efisien atau tidak efektif ?. Bingung njawabnya.</p>
<h6 style="text-align: justify;">Gambar : thegreenberggroup.org</h6>
<img src="http://blogger.mercusian.com/?ak_action=api_record_view&id=4896&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/mau-efisien-atau-efektif.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nama Baik</title>
		<link>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/nama-baik.html</link>
		<comments>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/nama-baik.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 18:17:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[New]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[cut tari]]></category>
		<category><![CDATA[luna maya]]></category>
		<category><![CDATA[the ateam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=547</guid>
		<description><![CDATA[The A-Team Mendapatkan nama baik mungkin lebih mudah dibanding menjaganya. Nama baik bukan sekedar sebuah nama, tapi ada sesuatu yang perlu dipertahankan dan dijaga. Sekali ternoda atau tercemar akan sulit memulihkannya. Membangun citra atau imej atau brand butuh perjuangan dan pengorbanan. Semua dilakukan sesuai kaidah yang dianggap benar, dan publik mengakuinya. Saya menulis ini terketuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_549" class="wp-caption alignleft" style="width: 150px;"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/theateam.jpg"><img class="size-full wp-image-549" title="theateam" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/theateam.jpg" alt="The A-Team" width="140" height="207" /></a></p>
<p class="wp-caption-text">The A-Team</p>
</div>
<p style="text-align: justify;">Mendapatkan nama baik mungkin lebih mudah dibanding menjaganya. Nama baik bukan sekedar sebuah nama, tapi ada sesuatu yang perlu dipertahankan dan dijaga. Sekali ternoda atau tercemar akan sulit memulihkannya. Membangun citra atau imej atau brand butuh perjuangan dan pengorbanan. Semua dilakukan sesuai kaidah yang dianggap benar, dan publik mengakuinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya menulis ini terketuk dari apa yang dilakukan Kol. Hannibal Smith, Let. Face, Kopral BA.Baracus dan Let. Murdock dalam usahanya memulihkan nama baik sebagai tim elit yang mampu menyelesaikan misi dengan sukses. Tapi karena permainan politik dan keserakahan mereka menanggung akibatnya dipenjara dengan keamanan maksimum ditempat terpisah. Dalam memulihkan nama baiknya, mereka mati-matian bahkan nyawa jadian taruhannya. Itu semua ada di film The A-Team yang merupakan versi layar lebar dari film seri televisi yang populer tahun 80-an kreasi Frank Lupo dan Stephen J. Channel yang lagi tayang di bioskop.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-547"> </span>Apa yang dilakukan Kol. Smith dan anak buahnya merupakan sebuah perjuangan. Memperjuangkan nama baik dan harga diri yang sudah ternoda serta mengembalikan pada kondisi semula. Sangat susah. Jika dianalogikan perjuangan Kol. Smith pada skandal video porno yang menimpa Ariel, Luna dan Cut Tari, yang namanya sudah tercemar dan seolah menghapus perjuangan yang selama ini dibangun. Dan akan sangat susah (mungkin) memulihkan keadaan seperti semula. Publik sudah mulai berubah dalam melihat sosok-sosok artis tersebut. Ada yang bilang, setiap mendengar lagu Peterpan, maka akan terbayang video porno mereka (karena sudah nonton). Sampai sebegitunya. Kalau misalnya mereka mengaku (karena selama ini masih diduga), apa memulihkan nama baiknya menjadi lebih mudah?.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya kurang berkompeten kasih tips bagaimana menjaga nama baik?. Tapi jika semua apa yang dilakukan dipikir dengan matang dan penuh pertimbangan serta menyadari bahwa apa yang dilakukan selalu akan diperhatikan baik sadar maupun tidak sadar. Perbedaannya hanya siapa yang melakukan dan berapa besar dampaknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan bugil di depan kamera, cukup kalau mandi saja dan tanpa kamera.</p>
<p>number of view: 528<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&amp;id=547&amp;type=feed" alt="" /></p>
<img src="http://blogger.mercusian.com/?ak_action=api_record_view&id=4867&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/nama-baik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadi Menikah</title>
		<link>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/jadi-menikah.html</link>
		<comments>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/jadi-menikah.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 18:09:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[New]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[antokoe]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[kawin]]></category>
		<category><![CDATA[menikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=538</guid>
		<description><![CDATA[Jangan mengucapkan selamat dulu, hanya karena membaca judul posting ini, karena saya tidak akan menceritakan tentang pernikahan saya. Ritual sakral itu sudah saya lakukan 10 tahun yang lalu. Menikahlah Akhir pekan kemarin saya meluangkan waktu untuk pulang kampung terkhusus untuk mBak (begitu kami memanggil) saya yang (akhirnya) menikah dengan seorang laki-laki yang Insyaallah akan mendampinginya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Jangan mengucapkan selamat dulu, hanya karena membaca judul posting ini, karena saya tidak akan menceritakan tentang pernikahan saya. Ritual sakral itu sudah saya lakukan 10 tahun yang lalu. <img class="wp-smiley" src="http://antokoe.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" /></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_540" class="wp-caption alignleft" style="width: 231px;"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/marriage.jpg"><img class="size-full wp-image-540" title="marriage" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/06/marriage.jpg" alt="Menikahlah" width="221" height="228" /></a></p>
<p class="wp-caption-text">Menikahlah</p>
</div>
<p style="text-align: justify;">Akhir pekan kemarin saya meluangkan waktu untuk pulang kampung terkhusus untuk mBak (begitu kami memanggil) saya yang (akhirnya) menikah dengan seorang laki-laki yang Insyaallah akan mendampinginya sampai akhir hayat. Setelah sekian lama menanti Tuhan mengabulkan permohonan doanya yang tanpa henti dipanjatkan setiap saat serta keikhlasan dalam menjalani hidup. Jodoh itu memang misteri, se-misteri rejeki dan kematian. Tiga hal yang menjadi hak prerogatif Tuhan. Ada istilah jodohnya dekat atau jodohnya jauh. Dekat atau jauh bukan masalah jarak yang menyatakan ukuran tapi bentuk kemurahan Tuhan dalam membagi rejekinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-538"> </span>Dalam mempersiapkan diri untuk menikah, ada yang berpikir dan berkonsep cukup rumit dengan segala perhitungan matematis yang menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa sudah siap atau belum. Bagi yang berpikir bahwa menikah adalah sebuah proses, konsep atau persiapan bisa dijadikan bagian dari proses. Hal terpenting sebenarnya adalah keberanian diri untuk masuk ke sebuah hubungan yang didalamnya terucap janji suci dihadapan Tuhan dan diniatkan kalau menikah itu adalah bagian dari ibadah. Menikah adalah ibadah. Ibadah berarti mencari keridhloan dari Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada yang bilang menikah itu harus ‘nekad’. ‘Nekad’ bermakna kesiapan mental walau secara materi masih kurang, tapi sangat percaya bahwa Tuhan itu Maha Adil. Dikenalah rejeki setelah menikah. Kemurahan dan Keadilan Tuhan akan dirasakan setelah lahir seorang anak, maka ada istilah rejeki anak. ‘Nekad’ disini merupakan awal proses yang penuh tanggung jawab dan menepati janjinya kepada Tuhan didepan penghulu akan lebih sempurna kalau diselimuti rasa bersyukur.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut saya menikah itu selain harus cukup bekal (lahir batin) tapi juga harus ada unsur ‘nekad’. Nekad adalah tekad. Tekad sebuah janji disertai usaha. Tekad menjadi sebuah alasan. Alasan untuk menikah. Ayo buru-buru nikah.</p>
<p style="text-align: justify;">Teman saya kalau ditanya “<em><strong>kapan nikah</strong></em>?”. “Takut ah, nanti cerai kayak artis-artis itu”. “<em><strong>Emang lu artis?</strong></em>“. Nyengir. Tapi dia balik nanya “&lt;</p>
<p>number of view: 625<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&amp;id=538&amp;type=feed" alt="" /></p>
<img src="http://blogger.mercusian.com/?ak_action=api_record_view&id=4868&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/jadi-menikah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sang Tukang Kecap</title>
		<link>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/sang-tukang-kecap.html</link>
		<comments>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/sang-tukang-kecap.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 10:07:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[New]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[antokoe]]></category>
		<category><![CDATA[kecap]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[tukang kecap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=527</guid>
		<description><![CDATA[Dia menganggap dirinya seperti tukang kecap. Sedang berusaha menjadi tukang kecap yang baik. Tiap hari selalu mencoba inovasi, meramu berbagai komposisi untuk menghasilkan kecap yang pas disemua penikmatnya. Tiada hari tanpa ‘kecapannya’ . Dia kadang harus begadang, untuk mendapatkan komposisi yang pas, karena dia sadar untuk mempertahankan rasa membutuhkan sebuah usaha yang keras. Dia sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_5333" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blogger.mercusian.com/wp-content/uploads/2010/05/kecap-ampas-tahu.jpg"><img class="size-full wp-image-5333" title="kecap-ampas-tahu" src="http://blogger.mercusian.com/wp-content/uploads/2010/05/kecap-ampas-tahu.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Sang Tukang Kecap</p></div>
<p>Dia menganggap dirinya seperti tukang kecap. Sedang berusaha menjadi tukang kecap yang baik. Tiap hari selalu mencoba inovasi, meramu berbagai komposisi untuk menghasilkan kecap yang pas disemua penikmatnya. Tiada hari tanpa ‘kecapannya’ . Dia kadang harus begadang, untuk mendapatkan komposisi yang pas, karena dia sadar untuk mempertahankan rasa membutuhkan sebuah usaha yang keras.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia sangat terbuka, serta terkesan bebas, tanpa canggung dengan para penikmat kecapnya. Hal itu dia lakukan karena memang begitu seharusnya. Dia berusaha agar rasa kecapnya bisa dinikmati secara utuh dan bisa melakukan inovasi menciptakan rasa kecap baru yang sesuai jaman. Dia sangat menyadari bahwa tidak semua bisa menikmati dengan mudah, tapi sebuah dorongan tanpa henti dan berharap semuanya menerima. Era internet mengubah perilaku dalam berkomunikasi dan penyajian, hal ini disadari betul sang penjual kecap. Berangkat dari keinginan itu, mulailah dia memasarkan daganganya ke ranah online, agar semua orang bisa menikmati racikan mautnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia merasa harus terus berinovasi untuk menemukan formula yang pas dan yang terpenting dapat memberikan inspirasi ke semua penikmatnya. Siapa mau pesan….?</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Untuk semua penikmat kecap……!</p>
</blockquote>
<p><img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&amp;id=527&amp;type=feed" alt="" /></p>
<img src="http://blogger.mercusian.com/?ak_action=api_record_view&id=4870&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/sang-tukang-kecap.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merasa Makin Bodoh</title>
		<link>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/merasa-makin-bodoh.html</link>
		<comments>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/merasa-makin-bodoh.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 May 2010 10:58:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[antokoe]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[knowledge]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=523</guid>
		<description><![CDATA[Yuk Belajar Lagi Ini yang dirasakan sekarang ini. Selama ini merasa sudah cukup tahu, tapi ibarat sebuah software tapi tidak terupdate, atau tak termutakhirkan. Mengandalkan spontanitas dan improvisasi sekenanya, tapi malah menunjukkan kebodohan itu. Otak merasa bebal butuh baterai dengan teknologi super atau  berkualitas lithium sekualitas baterai ponsel bikinan China. Solusi yang jitu harus kembali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_524" class="wp-caption alignleft" style="width: 195px;"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/05/learn.jpg"><img class="size-medium wp-image-524" title="learn" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/05/learn-300x238.jpg" alt="Yuk Belajar Lagi" width="185" height="148" /></a>
<p class="wp-caption-text">Yuk Belajar Lagi</p>

</div>
<p style="text-align: justify;">Ini yang dirasakan sekarang ini. Selama ini merasa sudah cukup tahu, tapi ibarat sebuah software tapi tidak terupdate, atau tak termutakhirkan. Mengandalkan spontanitas dan improvisasi sekenanya, tapi malah menunjukkan kebodohan itu. Otak merasa bebal butuh baterai dengan teknologi super atau  berkualitas lithium sekualitas baterai ponsel bikinan China. Solusi yang jitu harus kembali ke fitrahnya sebagai manusia berakal yang tidak lain adalah belajar.</p>
<p style="text-align: justify;">Memulai adalah usaha yang paling sulit apalagi sudah lama terabaikan. Motivasi adalah resep plus obat yang bisa meringankan langkah sebelum diberikan obat yang sebenarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">[memulai belajar lagi, permisi]</p>
<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&amp;id=523&amp;type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/merasa-makin-bodoh.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cepat Pulang Sri !</title>
		<link>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/cepat-pulang-sri.html</link>
		<comments>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/cepat-pulang-sri.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 19:28:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antokoe™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antokoe.com/?p=517</guid>
		<description><![CDATA[Pernah dengar lagu &#8220;Sri Minggat&#8220;?. Sebuah lagu ciptaan Sonny Josz yang cukup populer di sekitaran Jawa Tengah sampai Jawa Timur berirama dangdut campursari. Liriknya menceritakan kepergian seorang yang bernama Sri dan tak kunjung kembali. Mungkin seperti lagu &#8220;Bang Toyib&#8221; tapi dalam versi perempuan. Akhir-akhir ini nama Sri begitu populer, sampai-sampai lantai bursa saham ikut bergoyang. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_518" class="wp-caption alignleft" style="width: 284px"><a href="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/05/SMI.jpg"><img class="size-medium wp-image-518 " title="SMI" src="http://antokoe.com/wp-content/uploads/2010/05/SMI-300x150.jpg" alt="Sri Mulyani Indrawati " width="274" height="137" /></a><p class="wp-caption-text">Sri Mulyani Indrawati (foto:kompas.com)</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pernah dengar lagu &#8220;<em>Sri Minggat</em>&#8220;?. Sebuah lagu ciptaan Sonny Josz yang cukup populer di sekitaran Jawa Tengah sampai Jawa Timur berirama dangdut campursari. Liriknya menceritakan kepergian seorang yang bernama Sri dan tak kunjung kembali. Mungkin seperti lagu <em>&#8220;Bang Toyib</em>&#8221; tapi dalam versi perempuan. Akhir-akhir ini nama Sri begitu populer, sampai-sampai lantai bursa saham ikut bergoyang.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-517"></span>Nama Sri ini bukan seperti yang diceritakan pada lagu diatas, tapi sosok perempuan pintar yang punya pengaruh keputusannya di negeri ini. Perempuan itu bernama Sri Mulyani Indrawati (SMI). Sang Menteri Keuangan negeri ini. Secara pribadi saya bangga, negeri ini punya putri yang pintar dalam bidang ekonomi keuangan, yang diakui dunia internasional. Akhir-akhir ini SMI dikaitkan dengan skandal bailout bank Century, sampai-sampai ada anggota dewan yang terhormat menolak kehadirannya di gedung dewan yang akan dipugar dengan biaya hampir setara dengan nominal skandal bank Century. Dalam posisi seperti ini, sang presiden sepertinya mati-matian membela SMI. Lawan politik presiden memanfaatkan hal ini untuk menyerang, kenapa harus seperti itu, karena sepertinya harus seperti itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi SMI terhitung 1 Juni 2010, menempati pos baru yang lebih prestisius sebagai Managing Director World Bank. SMI sepertinya mendapatkan jalan untuk meninggalkan hiruk pikuk politik negeri ini yang masih gemar mempolitisir apapun demi kepentingan sendiri atau golongan. Sang presiden, walau dengan berat hati, akhirnya menerima pengunduran diri SMI. Reaksi yang timbul dari pengunduran diri ini beragam. Saya membaca komentar para pembaca di media online terhadap artikel pengunduran diri SMI dan posisi barunya di bank dunia. Banyak yang memuji dan mengucapkan selamat ada juga sinis bahkan ada lawan politik menganggap pengunduran diri SMI seperti sudah diatur dan salah satu cara untuk lari dari skandal bank century. Sangat wajar dan khas negeri ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya keberadaan SMI untuk mengelola ekonomi dan keuangan negeri masih sangat dibutuhkan. Tapi sepertinya langkahnya selalu terhalang dengan permainan politik. Tidak dihargai dinegeri sendiri tapi dunia internasional lebih menghargainya. Selamat bertugas bu Ani.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan ini saya kutip dari komentar pembaca di media online &#8220;<em>Cepat pulang bu, 2014 menunggu&#8230;!&#8221;</em>.</p>
number of view: 1376<img src="http://antokoe.com/?ak_action=api_record_view&id=517&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogger.mercusian.com/antokoe%e2%84%a2/cepat-pulang-sri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
